Kisah Di Balik Desain Inovatif Lenovo IdeaPad Yoga

2 Comments Share

Dengan desain inovatifnya, Lenovo IdeaPad Yoga memang sukses menarik perhatian konsumen yang memperhatikan keunikan dan estetika desain dari sebuah komputer. Lalu apa saja yang menjadi sumber inspirasi saat mendesain Yoga? Apakah ada tantangan tersendiri saat membuatnya? Berikut petikan wawancara tim blog Lenovo dengan Andreas Schupp, Strategy Director untuk Lenovo Industrial Design Center.

yoga_design_team
Apa yang menjadi inspirasi untuk desain Yoga?
Konsep IdeaPad Yoga sebenarnya telah mulai digodok sejak tahun 2004 saat tim desain di Beijing mulai mencari alternatif bentuk yang baru. Seperti namanya, Yoga terinspirasi dari kelenturan tubuh manusia saat berlatih yoga.

Prototipe pertama dari desain Yoga sudah muncul di tahun 2004 dan konsep PC Yoga dari kami berhasil memenangkan Red Dot Design Award untuk kategori “Best of the best” di tahun 2005. Konsep ini menciptakan standar baru untuk inovasi dan kegunaan laptop pada saat itu dan kami sangat gembira konsep revolusioner tersebut dapat diwujudkan hari ini.

Jadi konsepnya sudah ada sejak tahun 2004, tapi apakah memang sudah dirancang untuk layar sentuh saat itu?
Iya, konsepnya memang dirancang untuk interaksi sentuhan. Yoga dirancang untuk menghadirkan inovasi sentuhan dan perangkat keras yang memang didesain untuk digunakan dengan sentuhan. Saat itu terlihat jelas bahwa pasar bergerak ke arah itu. Kini kami menganggap PC+ adalah elemen kunci untuk berkembang di industri ini dan menghadirkan teknologi revolusioner. Kemudian, saat kami tahu tentang Windows 8 dan dukungan sentuhnya, sudah jelas bagi kami untuk menghadirkan konsep Yoga.

Tantangan desain apa yang ditemukan saat menciptakan produk ini, dan apa yang dilakukan untuk mengatasinya?
Tantangan terbesar kami adalah mendesain engsel baru yang dapat diputar sampai 360°, menjaga agar proses pemutarannya tetap halus dan membuat ukuran engsel ini sekecil mungkin. Untuk memastikan ketahanannya, kami menguji engsel Yoga melalui proses buka tutup dengan tekanan tinggi.

Sedangkan untuk mencapai desain layar sentuh yang tipis, kami menggunakan sensor di kaca depannya dan “direct bonding technology” yang menempelkan penutup kacanya ke panel layar. Ini membuat layar lebih tipis dan mengurangi pantulan cahaya, sehingga layar terlihat lebih terang dan lebih hidup. Dengan bangga saya informasikan bahwa Lenovo merupakan perusahaan pertama yang mengaplikasikan teknologi ini ke layar sentuh 13 inci.

hinge
Bahan apa yang digunakan untuk engselnya?
Secara khusus, kami mendesain sistem engsel ganda dari bahan logam yang lebih fleksibel dan lebih kuat yaitu zinc Alloy. Selain itu, kami juga memperhatikan tata letak kabelnya untuk memastikan engselnya dapat melewati ujian putar 25 ribu kali.

Jadi layarnya benar-benar dibuka tutup sampai 25 ribu kali?
Ya. Kami memiliki mesin yang terus menerus membuka tutup komputernya untuk menguji fungsionalitas engselnya. Kemudian ada pengujian lain seperti fungsi keyboard, uji jatuh dan sebagainya. Saat kami menciptakan produk baru seperti Yoga, kami ingin memastikan bahwa desainnya bagus dan tahan lama.

Yoga_13_angles_L
Berapa lama sebelum desain engsel tersebut ditemukan?
Tahap pengembangan biasanya butuh waktu satu tahun. Untuk meningkatkan struktur engsel, dibutuhkan waktu 6 bulan. Proses ini butuh ketelitian ekstra.

Apakah ada sudut paling optimal untuk menggunakan Yoga?
Anda bisa menggunakannya dari sudut mana pun. Tentunya ada beberapa posisi yang kurang nyaman, tapi Anda mendapatkan fleksibilitas 360° untuk menggunakan Yoga.

Contact Form